Spesies :
Capsicum annuum L.

Nama Inggris :
big chili

Nama Indonesia :
cabai merah

Nama Lokal :
cabe (Sunda), lombok abang (Jawa), cabhi (Madura) , campli (Aceh) , lasina (Batak Karo) , lado (Minangkabau) , tabia (Bali) , sebia (Sasak/Lombok) , rica (Menado) , bisa (Sangir) , lada (Makasar) , siri (Ambon) , maricang (Halmahera) , rica lamo (Ternate Tidore) , maresen (Papua Barat), riksak (Papua Barat)

Deskripsi :
Terna berkayu, tinggi ± 1 m, bercabang-cabang. Daun tunggal bentuk bundar telur sampai elip. Bunga tunggal bentuk bintang terdapat di ketiak daun, warna putih. Buah buni, bentuk seperti kerucut memanjang, menggantung, permukaan buah mengkilat warna hijau sampai merah setelah tua. Biji kecil, pipih warna putih kekuningan dan setelah tua menjadi coklat.

Distribusi/Penyebaran :
Tumbuh merata di seluruh Indonesia karena banyak digunakan orang mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Irian/Papua dan Nusa Tenggara.

Habitat :
Jenis ini banyak terdapat di dataran rendah sampai pegunungan ± 10 - 700 m dpl.

Perbanyakan :
Umumnya sudah dibudidayakan di pekarangan untuk konsumsi pribadi ataupun di perkebunan dalam skala besar untuk dikirim ke industri perusahaan sambal. Kadang-kadang dijumpai juga tumbuh liar di hutan-hutan.

Manfaat tumbuhan :
Buah cabai merah dipakai untuk memperoleh warna merah bagi penduduk di daerah Jawa Tengah

Sumber Prosea :
8: Vegetables p.136-140 (author(s): Poulos, JM)

Kategori :
Pewarna alami